Berita Abgi Or Id – 19 Mei 2026 | Banjir yang melanda Kendari, Sulawesi Tenggara, telah menyebabkan dampak parah bagi masyarakat setempat. Berdasarkan laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kendari, sebanyak 5.445 jiwa terdampak oleh bencana banjir ini.
Dampak Banjir
Banjir yang terjadi di Kendari bukan hanya menyebabkan kerusakan infrastruktur, tetapi juga berdampak pada kehidupan sehari-hari masyarakat. Banyak rumah yang terendam banjir, sehingga warga harus mengungsi ke tempat yang lebih aman. Menurut data dari Pemerintah Kota Kendari, sebanyak 657 rumah terendam banjir, dengan ketinggian air yang mencapai 1-2 meter.
Selain itu, banjir juga menyebabkan beberapa wilayah di Kendari terisolasi. Sebanyak 11 wilayah di Kota Kendari terendam banjir, sehingga akses ke beberapa daerah menjadi terganggu. Hal ini tentu saja menyulitkan warga untuk melakukan aktivitas sehari-hari, seperti berbelanja atau pergi ke tempat kerja.
Upaya Pemulihan
Untuk mengatasi dampak banjir, Pemerintah Kota Kendari telah melakukan beberapa upaya pemulihan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan membuka posko banjir, yang menyediakan bantuan bagi warga yang terdampak banjir. Posko banjir ini menyediakan makanan, minuman, dan obat-obatan bagi warga yang membutuhkan.
Selain itu, Pemerintah Kota Kendari juga telah mengirimkan tim untuk membersihkan material lumpur yang terbawa oleh banjir. Tim ini terdiri dari personil dari Kodim 1417/Kendari, yang bekerja sama dengan warga setempat untuk membersihkan lumpur dan mengembalikan kondisi lingkungan yang normal.
Status Tanggap Darurat
Status tanggap darurat banjir di Kendari telah diperpanjang hingga 24 Mei 2026. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa semua upaya pemulihan dapat dilakukan dengan efektif dan efisien. Dengan status tanggap darurat yang masih berlaku, Pemerintah Kota Kendari dapat lebih mudah mengakses sumber daya dan bantuan dari pemerintah pusat.
Dalam upaya pemulihan, Pemerintah Kota Kendari juga bekerja sama dengan beberapa organisasi dan lembaga, seperti Palang Merah Indonesia (PMI) dan beberapa organisasi non-pemerintah (LSM). Kerja sama ini dilakukan untuk memastikan bahwa semua warga yang terdampak banjir dapat mendapatkan bantuan yang mereka butuhkan.
| No | Wilayah | Jumlah Rumah Terendam |
|---|---|---|
| 1 | Kecamatan Kendari | 200 |
| 2 | Kecamatan Baruga | 150 |
| 3 | Kecamatan Mandonga | 100 |
Dengan demikian, upaya pemulihan banjir di Kendari dapat dilakukan dengan lebih efektif dan efisien, sehingga warga yang terdampak banjir dapat kembali menjalani kehidupan normal. Alarm Berbagai Bidang: Dari Olahraga Hingga Bencana Alam Gempa Bengkulu: Mengupdate Informasi Terkini dan Dampaknya