Berita Abgi Or Id – 20 Juni 2026 | Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) terus berupaya memperkuat kemampuan pertahanan udara Indonesia. Dalam beberapa tahun terakhir, TNI AU telah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kemampuan dan teknologi yang dimiliki. Salah satu contoh upaya tersebut adalah dengan memasukkan pesawat Chengdu J-10C buatan China ke dalam daftar belanja TNI AU.
Spesifikasi Chengdu J-10C
Chengdu J-10C adalah pesawat tempur multi-peran yang dikembangkan oleh Chengdu Aerospace Corporation (CAC) di China. Pesawat ini memiliki kemampuan yang sangat canggih, termasuk radar phased array, sistem avionik yang advanced, dan kemampuan untuk membawa berbagai jenis rudal dan bom. J-10C juga memiliki kemampuan untuk melakukan pertempuran udara-ke-udara dan udara-ke-darat dengan sangat efektif.
Berikut adalah beberapa spesifikasi dari Chengdu J-10C:
- Panjang: 16,9 meter
- Lebar sayap: 9,7 meter
- Tinggi: 5,7 meter
- Berat kosong: 9.250 kg
- Kecepatan maksimum: Mach 2,2 (2.654 km/jam)
- Jangkauan: 3.000 km
TNI AU Kerahkan Pesawat Casa untuk Bantuan Kemanusiaan
TNI AU juga telah melakukan berbagai upaya untuk membantu masyarakat yang terkena bencana alam. Salah satu contoh upaya tersebut adalah dengan mengerahkan pesawat Casa untuk mengirimkan bantuan ke daerah yang terkena bencana. Pesawat Casa memiliki kemampuan untuk membawa berbagai jenis kargo, termasuk makanan, obat-obatan, dan peralatan kemanusiaan lainnya.
Pada bulan lalu, TNI AU mengerahkan pesawat Casa untuk mengirimkan 5 ton bantuan ke Krayan, sebuah daerah yang terkena bencana alam. Bantuan tersebut termasuk makanan, obat-obatan, dan peralatan kemanusiaan lainnya. Upaya ini menunjukkan bahwa TNI AU tidak hanya fokus pada pertahanan keamanan, tetapi juga peduli dengan kemanusiaan dan keselamatan masyarakat.
Komandan Divisi Parako Pasgat Pimpin Acara Penerimaan Jabatan
Komandan Divisi Parako Pasgat, Brigjen TNI Joko Supriyanto, telah memimpin acara penerimaan jabatan komandan detasemen markas Divisi Parako Pasgat. Acara ini merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan kemampuan dan profesionalisme TNI AU.
Dalam acara tersebut, Brigjen TNI Joko Supriyanto menekankan pentingnya kemampuan dan profesionalisme dalam menjalankan tugas sebagai komandan. Ia juga menekankan bahwa TNI AU harus terus berupaya untuk meningkatkan kemampuan dan teknologi yang dimiliki.
KSAU Resmikan Skadron Udara 18 untuk Operasikan Pesawat Falcon 8X
Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU), Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, telah meresmikan Skadron Udara 18 untuk operasikan pesawat Falcon 8X. Pesawat ini merupakan pesawat bisnis yang sangat canggih dan memiliki kemampuan untuk membawa penumpang dengan sangat nyaman.
Skadron Udara 18 akan beroperasi di bawah komando Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta. Pesawat Falcon 8X akan digunakan untuk membawa penumpang VVIP dan VIP, termasuk pejabat negara dan tamu negara.
Dalam acara peresmian, Marsekal TNI Fadjar Prasetyo menekankan bahwa Skadron Udara 18 akan menjadi bagian dari upaya TNI AU untuk meningkatkan kemampuan dan profesionalisme. Ia juga menekankan bahwa TNI AU harus terus berupaya untuk meningkatkan kemampuan dan teknologi yang dimiliki.
| No | Jenis Pesawat | Jumlah |
|---|---|---|
| 1 | Chengdu J-10C | 16 |
| 2 | Casa | 5 |
| 3 | Falcon 8X | 2 |
TNI AU terus berupaya untuk meningkatkan kemampuan dan teknologi yang dimiliki. Dengan demikian, TNI AU dapat menjalankan tugasnya dengan lebih efektif dan efisien. Upaya ini juga menunjukkan bahwa TNI AU peduli dengan kemanusiaan dan keselamatan masyarakat.